Sayur dan Buah Organik Lokal Indonesia

Di jaman sekarang ini, sudah semakin banyak masyarakat yang sadar akan bahaya yang bisa ditimbulkan oleh bahan-bahan kimia seperti pestisida. Karena itulah, mulai banyak masyarakat yang berpindah dan mengkonsumsi sayuran organik.

Sayangnya, permintaan yang semakin meningkat tidak bisa sepenuhnya dipenuhi oleh petani kita. Pemasaran dan pengembangan sayur organik lokal Indonesia sering terkendala, terutama kendala pasukan air saat musim kemarau. Hal ini membuat biaya tanam menjadi semakin tinggi.

Buah dan Sayur Organik

Sayur dan Buah Organik, Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Kita

Padahal, bahan pangan organik terutama sayuran memiliki setidaknya lima kelebihan dibanding bahan pangan dengan bahan kimia, diantara :

Lebih aman untuk tubuh secara kimiawi

Menggunakan pupuk organik memang beresiko menyebarkan penyakit seperti salmonella jika tidak diolah dengan benar. Jadi, sayuran organik tetaplah harus dicuci bersih sebelum diolah. Namun, dari sisi kimiawi, sayuran organik memang jauh lebih aman.

Lebih sehat untuk tubuh

Sayur organik banyak mengandung fitokemikal yang berguna untuk menghancurkan agen pembawa karsinogenik, penyebab kanker.

Lebih tinggi zat gizi

Melalui penanaman organik, zat hara tanah pun jadi lebih kaya. Karena itulah, sayuran dan produk organik memiliki kandungan zat bezi, karotena dan vitamin C yang lebih banyak.

Lebih enak dan lezat

Sayur dan buah organik punya rasa enak alami dan renyah. Bagi yang indera perasanya cukup sensitive, sayur dan buah berpestisida akan terasa lebih pahit sementara yang organik terasa sangat lezat.

Lebih tahan lama

Hal ini karena sayur dan buah organik matang secara sempurna dan tidak ada campur tangan manusia. Jadi, sayur dan buah organik telah menciptakan pertahanan alami sendiri terhadap hal-hal yang mempercepat pembusukan.

Produksi sayur oleh petani saat ini bisa dikatakan masih sangat terbatas bahkan kurang karena biaya tanam dengan pupuk organik dianggap lebih tinggi daripada menggunakan pupuk buatan. Padahal, menggunakan pupuk organik akan jauh lebih murah dan produksi sayur bisa lebih banyak dibanding pupuk kimia. Mengapa? Karena pupuk organik juga sekaligus menjaga dan menambah kesuburan tanah sehingga mengurangi biaya pengelolaan untuk menyuburkan tanah pasca panen.

Untuk saat ini, produksi sayuran organik biasanya hanya cukup untuk dikonsumsi sendiri atau dipasarkan hanya sampai pasar tradisional di daerah asal sayur organik tersebut.

Pihak pemerintah terus mendorong para petani lokal untuk meningkatkan produksi sayur organik serta beralih menggunakan pupuk organik demi memberikan hasil sayur-mayur yang bergizi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *