Sabun Susu Kambing Inovasi Peternak Temanggung

Salah satu peternakan kambing peranakan etawa (PE) di Desa Gandokan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, membuat sebuah terobosan (inovasi) terbaru dengan memanfaatkan susu kambing peranakan etawa atau biasa dikenal kambing PE sebagai bahan baku dalam membuat sabun mandi.

“Kami mengembangkan susu kambing PE untuk dijadikan bahan baku sabun mandi demi meningkatkan nilai tambah dari susu kambing tersebut,” ujar Widya Wiryawan salah satu peternak kambing PE di Gandokan, Kecamatan Kranggang.

Beliau mengatakan inovasi membuat sabun dari susu kambing tersebut muncul secara tiba-tiba. Pada awalnya hal ini terinspirasi ketika proses memerah susu dengan menggunakan gelas ukur berbahan plastik yang berwarna kecoklatan bekas pembuatan teh berubah menjadi bersih kembali setelah digunakan sebagai wadah pemerahan selama dua minggu.

“Kemudian setelah memperhatikan kasus yang terjadi tersebut, saya mulai mencoba membuat sabun berbahan susu kambing, untuk alat alat yang berbahan dari plastik saja bisa bersih berarti susu tersebut dapat membersihkan kulit jika kita gunakan sebagai bahan sabun mandi,” ungkapnya.

Setelah melakukan beberapa kali percobaan dan mencari berbagai sumber referensi, kemudian beliau mulai memproduksi sabun mandi dari susu kambing dengan hasilnya yang cukup memuaskan.

Beliau menyebutkan dalam kurun waktu satu bulan, dapat membuat sekitar 2.000 hingga 2.500 batang sabun, dimana sudah dipasarkan kepada konsumen lokal di wilayah Temanggung maupun luar kota seperti Semarang, Jakarta, dan Bali dengan harga Rp10.000 per batang.

“Pelanggan yang berada di wilayah Temanggung adalah beberapa hotel serta masyarakat umum. Bahkan salah seorang pembeli dari Malaysia sudah tertarik untuk mengimpor sabun kami, namun saat ini kami masih terkendala proses perizinan kepada BPOM,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *